Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Monday, July 25, 2011

KETIKA AKAN MENIKAH



1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tp carilah ibu bg anak-anak kita
Janganlah mencari suami, tp carilah ayah bg anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis,
tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah
di hadapan Allah

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa\' kan
anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka
semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI
karena menyia-nyiakan do\'a mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia
dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur
bunga, tp jg semak belukar yg penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat
berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi
cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda
masing-masing 100%.

10.KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus
dengan tingkat ketaatan suami dan isteri

11.KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi
kita semasa menderita

12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk
bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan
pertolongan Anda.

13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu
berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang
tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang
baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ..

15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau
kekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang
merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16.KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17.KETIKA ADA WIL
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses
pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19.KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran

ada kekuatan di dalam cinta
dan org yg sanggup
memberikan cinta adalah
orang yang kuat.
karena ia bisa mengalahkan keinginannya.
untuk mementingkan
diri sendiri.
Ada Janji ALLAH bagi orang yang akan menikah

Tuesday, May 24, 2011

Hukum Menyuap jadi PNS

Suap (risywah) adalah setiap harta yang diberikan kepada penguasa (wali), 'amil, hakim (qadliy) atau pegawai negara, dengan maksud untuk memperoleh maslahat (berupa keputusan) mengenai suatu kepentingan yang semestinya diputuskan oleh mereka tanpa pembayaran. Menurut Islam, hukum suap seluruhnya adalah haram, apapun bentuknya, baik sedikit maupun banyak, dengan cara apapun diserahkannya, dan dengan cara apapun harta itu diterimakan. Semuanya haram.

Abu Dawud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Laknat Allah terhadap penyuap dan penerima suap di dalam kekuasaan/pemerintahan.”. Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Abdullah bin 'Amru yang berkata, Rasulullah saw bersabda: “Laknat Allah terhadap penyuap dan penerima suap.” Imam Ahmad meriwayatkan dari Tsauban ia berkata: “Rasulullah saw melaknat penyuap, penerima suap dan orang yang menyaksikan penyuapan.” Hadits-hadits tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa suap itu haram.

Suap kadang-kadang dipungut sebagai ganti karena telah memperoleh maslahat (berupa keputusan) mengenai suatu kepentingan yang semestinya diputuskan tanpa perlu balas jasa, karena sudah menjadi kewajiban orang itu untuk menyelesaikan/mengurusnya. Kadangkala suap diambil (sebagai imbalan) karena tidak mengerjakan suatu kewajiban yang seharusnya dikerjakan. Juga suap diambil sebagai imbalan atas suatu pekerjaan yang dilarang negara. Seluruhnya tidak ada perbedaan, apakah akan mendatangkan maslahat ataukah mudlarat. Seluruh harta yang diperoleh dengan cara suap adalah harta haram dan bukan harta miliknya.

Itu mengenai hukum suap (risywah) menurut Islam. Sedangkan berkaitan dengan pertanyaan diatas, tak dapat dipungkiri bahwa hal itu termasuk ke dalam perbuatan suap yang diharamkan. Pada umumnya, orang yang memberikan sejumlah uang atau harta dengan tujuan supaya berhasil menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) disebut penyuap. Pelakunya berdosa karena melakukan hal yang diharamkan oleh syariat Islam. Allah Swt berfirman: “Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah [2]: 188)

Pemberi sejumlah uang atau benda lain dalam hal menjadi PNS ini, dapat dirinci menjadi dua kelompok: Pertama, orang yang tidak berhak atas pekerjaan yang dikehendakinya karena dia tidak memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan. Misalnya, seorang lulusan S1 memberikan sejumlah uang atau benda lain untuk diterima menjadi PNS, padahal syaratnya adalah lulusan S2.

Kedua, orang yang berhak atas pekerjaan tersebut karena telah memenuhi syarat-syaratnya, dan kemudian akan diseleksi untuk menentukan siapa yang diterima. Misalnya, dalam suatu pendaftaran CPNS dibutuhkan 20 orang, namun pendaftar yang memenuhi syarat berjumlah 30 orang. Akhirnya di antara mereka, ada yang memberikan sejumlah uang atau benda lain agar masuk dalam 20 orang yang diterima. Kelompok pertama jelas melakukan sesuatu yang diharamkan karena melakukan suap atas sesuatu yang bukan haknya.

Sementara kelompok kedua yang berhak atas pekerjaan tersebut dapat dirinci lagi menjadi dua bentuk, yaitu: Pertama, jika memberikan sejumlah uang atau benda lain itu dilakukan supaya bisa mengalahkan pesaing-pesaingnya sebelum pengumuman penerimaan, maka orang ini telah melakukan sesuatu yang haram, sama dengan kelompok pertama.

Kedua, jika memberikan sejumlah uang atau benda lain itu karena kalau tidak melakukannya dia tidak akan mendapatkan haknya, padahal dia termasuk dalam 20 orang yang diterima, maka orang ini sebenarnya tidak berniat dan tidak suka melakukan itu, tapi karena ada oknum yang menghalangi haknya menjadi PNS maka terpaksa dia melakukannya. Menurut sebagian ulama, memberikan sejumlah uang atau benda lain seperti disebutkan di atas, dalam bentuk dan keadaan apapun, tetap termasuk suap dan tetap diharamkan karena dalil pengharaman suap itu umum, tidak ada yang mengkhususkannya. (lihat Nailul Author, 9/172).

Kesimpulannya, hukum tentang suap, apapun bentuknya, berapapun jumlahnya dan bagaimanapun motifnya adalah diharamkan. Semua yang terlibat di dalam aktivitas itu mendapatkan dosa dari Allah Swt. Penghasilan yang didapat dari pekerjaan yang mulanya dimulai dengan suap juga dikategorikan sebagai penghasilan yang haram. Wallahu a’lam bi shawab.
Sumber

Sunday, March 20, 2011

Dialog Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a. dengan seorang Yahudi



Bismillahirrahmanir rahim.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a. dikenal merupakan sosok yang memiliki keluasan ilmu pengetahuan. Rasulullah SAW bersabda : “Aku kota ilmu dan Ali adalah gerbangnya.”

Ketika Sayyidina Ali diangkat menjadi khalifah dan umat Islam membaiatnya, beliau pergi ke masjid dengan memakai sorban dan selendang Rasulullah SAW dan memakai sandal Rasulullah SAW serta membawa pedang Rasulullah SAW lalu beliau naik mimbar dan duduk diatasnya sambil menyilangkan jari-jari kedua tangannya dan meletakkan dekat perut. Kemudia beliau berkata : “Ma’asyirannas… bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilanganku. Inilah wadah ilmu. Inilah air liur Rasulullah SAW. Inilah yang Rasulullah SAW tuangkan kepadaku berkali-kali. Bertanyalah kepadaku, karena aku mempunyai ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang yang akan datang…”

Perbandingan antara Rasulullah SAW dengan Para Nabi AS

Dari Musa bi Ja’far, dari ayahnya Ja’far Shadiq, dari ayah-ayahnya, dari al-Hussein bin Ali bin Abi Thalib, dikatakan bahwa seorang Yahudi dari Syam pernah membaca Taurat, Zabur, Injil dan kitab-kitab para Nabi AS, juga banyak mengetahui argumentasi mereka, datang ke sebuah majelis para sahabat Rasulullah SAW di antara mereka ada Sayyidina Ali, Ibnu Abbas r.a., dan Abu Ma’bad al-Juhani.

“Wahai umat Muhammad, kalian tidak tinggalkan satu derajat atau satu keistimewaan yang ada pada seorang nabi melainkan kalian berikan pula pada nabi kalian,” ujarnya. Lalu Yahudi itu bertanya, “Apakah kalian akan menjawab pertanyaan-pertanya anku ini?”

“Benar,” Jawab Sayyidina Ali. “Tidaklah Allah SWT memberikan suatu derajat dan keistimewaan kepada seorang nabi atau rasul melainkan Allah berikan juga semuanya kepada Nabi Muhammad SAW, bahkan Dia melebihkannya atas para nabi berlipat ganda.”

“Apakah engkau siap menjawab pertanyaanku?” tanyanya.

Sayyidina Ali menjawab, “Ya. Aku akan sebutkan dihadapanmu sekarang juga tentang keistimewaan Rasulullah SAW sehingga kaum muslimin senang dan orang-orang yang ragu tidak akan meragukannya lagi. Dan Rasulullah SAW pada saat menyebutkan keistimewaan dirinya selalu berkata, ‘tidak bermaksud bangga (wa la fakhr).’ Dan aku menyebutkan keistimewaan- keistimewaan beliau tanpa menjatuhkan dan mengurangi kedudukan para Nabi AS, namun sekedar mensyukuri Allah Azza Wajalla atas anugerah yang Dia berikan kepada Baginda Muhammad SAW seperti yang diberikan kepada para nabi bahkan Allah SWT melebihkan beliau.”

1. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Adam AS

“Aku akan bertanya kepadamu, siapkanlah jawabannya!” Ujar orang Yahudi itu.

“Sampaikan pertanyaanmu.” Tegas Sayyidina Ali.

Yahudi berkata, “Lihatlah Adam AS, Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Apakah Allah SWT berbuat sama terhadap Muhammad?”

Sayyidina Ali menjawa, “Ya. Katika Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam AS bukan berarti mereka menyembah Adam AS, tetapi mereka mengakui keutamaan Adam AS dan karena kasih sayang Allah kepadanya. Namun, Muhammad SAW telah diberi kehormatan yang lebih dari itu. Allah SWT bershalawat atasnya di alam Jabarut dan juga seluruhnya. Bahka Allah menjadikan shalawat atasnya sebagai suatu ibadah bagi orang-orang mukmin. Itu adalah suatu keistimewaan Muhammad SAW, wahai orang Yahudi.” Jawab Sayyidina Ali.

Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya Allah telah mengampuni Adam setelah melakukan kesalahan.” Kata si Yahudi. “Benar. Allah memberikan ampunan kepada Muhammad tanpa beliau melakukan kesalahan. Allah azza wa jalla telah berfirman, ‘Allah hendak mengampunimu dosa yang telah lalu dan yang akan datang.’ (QS. Al-Fath : 2).

“Sesungguhnya Muhammad SAW di hari kiamat kelak tidak akan membawa dosa dan tidak dituntut karena dosa.”

2. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Idris AS

Yahudi berkata, “Lihatlah Idris AS, Allah telah mengangkatnya ke tempat yang tinggi dan memberinya makanan surga setelah dia wafat.”

Sayyidina Ali menjawab, “Ya, itu benar. Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman, ‘Dan telah Kami angkat sebutanmu.’ (QS. Al Insyiroh : 4). Itu sudah cukup untuk dijadikan suatu kemuliaan. Kalau Idris AS diberi makanan surga setalah di wafat, maka Muhammad SAW diberi makanan surga ketika masih hidup di dunia. Pernah ketika beliau lapar, maka datang Malaikat Jibril menemuinya membawa hidangan dari surga. Hidangan itu ternyata bertahlil, bertasbih, bertahmid dan bertakbir di tangan beliau. Kemudia beliau memberikannya kepada ahlul baitnya, lalu hidangan itu juga bertahlil, bertasbih, bertahmid dan bertakbir. Malaikat Jibril berkata bahwa hidangan ini hadiah dari surga yang diberikan Allah SWT khusus kepada Muhammad SAW. Hidangan ini tidak layak kecuali kepada Nabi dan penggantinya.”

3. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Nuh AS

“Lihatlah Nabi Nuh AS. Dia bersabar karena Allah SWT, dan dia memaafkan kaumnya disaat mereka mendustakannya.” Kata si Yahudi. “Ya, itu benar!” jawab Sayyidina Ali. “Demikianlah pula Nabi Muhammad SAW bersabar karena Allah telah memaafkan kaumnya pada saat mereka mendustakannya, mengusirnya dan melemparinya dengan kerikil. Abu Lahab pernah meletakkan di atas kepalanya kotoran, lalu Allah memerintahkan Malaikat Ja’abil (malaikat penjaga gunung) untuk menemui baginda Muhammad SAW. Malaikat Ja’abil mengatakan kepada baginda Muhammad SAW, ‘bahwa dirinya diperintahkan oleh Allah untuk mentaatimu. Apabila Engkau ingin agar aku menghimpit mereka dengan gunung, maka akan aku binasakan mereka.” Kata Malaikat Ja’abil.

“Aku diutus sebagai rahmat.” Kata beliau. Nabi bahkan mendoakan mereka, “Ya, Allah, berilah umatku ini hidayah karena mereka belum mengetahui.”

Orang Yahudi itu kembali berkata, “Nabi Nuh AS berdoa kepada Tuhannya, lalu turunlah hujan deras dari langit.”

“Ya itu benar. Nabi Nuh AS berdoa dalam keadaan marah sementara hujan deras diturunkan Allah SWT karena kasih sayang.” Jawab Sayyidina Ali. “Ketika Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, datang penduduk Madinah pada hari Jum’at kepada beliau. ‘Wahai Rasulullah, sudah lama hujan tidak turun. Pohon-pohon menguning (kering), dedaunan berjatuhan,’ keluh mereka. Lalu beliau mengangkat kedua tangannya, sehingga tampak putih lipatan pangkal kedua tangannya. Langit yang semula bersih tidak berawan, tiba-tiba berubah menjadi gelap dan turunlah hujan yang deras, begitu derasnya sehingga seorang pemuda yang gagah perkasa hampir mati karena pulang ke rumahnya karena derasnya hujan yang mengakibatkan banjir. Kejadian itu berlangsung selama seminggu. Mereka kembali mendatangi beliau pada hari Jum’at berikutnya, “Ya Rasulullah, ruamh-rumah menjadi hancur, kendaraan dan transportasi terhenti.” Keluh mereka lagi. Beliau tersenyum sejenak, “Beginilah cepatnya manusia bosan.” Kata beliau. Lalu beliau berdoa, “Ya Allah, jadikanlah ini semua menguntungkan kami dan tidak membahayakan kami.” Maka hujanpun mulai reda di sekitar kota Madinah sedangkan di kota Mandinah sendiri hujan berhenti total. Itulah mukjizat Nabi Muhammad SAW.”

4. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Hud AS

Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Hud AS, karena Allah SWT telah menolongnya dengan mengirimkan angin, apakah Allah berbuat yang serupa terhadap Nabi Muhammad?” Tanyanya.

“Ya itu benar!” Jawab Sayyidina Ali. “Nabi Muhammad SAW telah diberitahu sesuatu yang lebih dari itu. Allah juga telah menolonngnya dari musih-musuhnya dengan angin dalam perang Khandaq. Allah mengirimkan anging kencang sehingga kerikil-kerikil berterbangan, lebih dari itu Allah memperkuat pasukan beliau dengan delapan ribu pasukan malaikat. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian, ketika datang kepada kalian tentara-tentara, lalu Kami kirim kepada mereka angin dan pasukan yang tidak kalian lihat.” (QS Al- Ahzab : 9).

5. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Saleh AS

Orang Yahudi berkata : “Lihatlah Nabi Saleh AS,” ujar Yahudi. “Allah telah menciptakannya untuknya seekor unta dari batu sebagai mukjizat

Sayyidina Ali menjawab, “Ya itu benar.” Kemudian beliau melanjutkan, “Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Kalau unta Nabi Saleh tidak berbicara dan tidak bersaksi atas kenabiannya, maka ketika kita bersama beliau dalam sebuah peperangan, tiba-tiba datang seekor unta mendekatinya bersuara dan berbicara, “Ya Rasulullah, sesungguhnya si fulan telah menggunakanku sampai aku besar dan kini dia hendak menyembelihku. Aku berlindung kepadamu darinya.” Kemudian beliau memanggil pemilik unta itu dan meminta unta darinya. Orang itu memberikannya kepada beliau.

Juga ketika kami bersama beliau, tiba-tiba datang seorang Arab dari pedalaman menuntun untanya. Orang pedalaman itu hendak dipotong tangannya karena ulah para saksi yang telah memberikan kesaksian palsu. Kemudian unta itu, berbicara dengan belia, “Ya Rasulullah, sesungguhnya orang ini tidak berdosa, para saksi yang ini memberikan kesaksian secara paksa. Sebenarnya pencuriku adalah seorang Yahudi.”

6. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Ibrahim AS

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Ibrahim AS, karena dia telah mengetahui Allah SWT dengan perenungan (i’tibar). Pembuktiannya telah meliputi keimanan terhadap-Nya.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah mengenal Allah SWT dengan i’tibar sebagaimana Nabi Ibrahim AS. Namun, Nabi Ibrahim AS mengenal Allah dalam usia lima belas tahun sementara Rasulullah SAW mengenal-Nya semenjak usia tujuh tahun. Pernah sejumlah pedagang Nasrani datang. Mereka menurunkan dagangan mereka di antara bukit Shafa dan Marwa. Sebagian dari mereka melihat beliau, Muhammad SAW lalu mereka mengetahui sifat, karakter, dan berita akan kebangkitannya sebagai nabi dan mereka mengetahui beberapa mukjizatnya.

Para pedagang Nasrani itu bertanya kepada Muhamamd SAW, “Wahai anak kecil, siapa namamu?” Beliau menjawab, “Muhammad.” Mereka bertanya, “Siapa nama ayahmu?” Beliau menjawab, “Abdullah.” Mereka bertanya, “Apa nama ini (mereka bertanya sambil menunjuk bumi)?” Beliau menjawab, “Bumi.”

Mereka bertanya, “Apakah nama itu (mereka bertanya sambil menunjuk langit)?” Beliau menjawab, “Langit.” Mereka bertanya, “Siapa yang menciptakan bumi dan langit?” Beliau menjawab “Allah.” Lalu Muhammad SAW menyentak mereka, “Apakah kalian meragukan tentang Allah SWT? Celaka kamu, wahai Yahudi.” Beliau telah mengetahui Allah dengan i’tibar pada saat kaumnya kufur, bersumpah dan menyembah patung-patung, tetapi beliau berkata, “Tiada Tuhan selain Allah.”

Orang Yahudi berkata kembali, “Nabi Ibrahim AS telah terhijabi dari mata Namrud sebanyak tiga kali.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Namun Nabi Muhammad SAW telah terhijabi dari dari mata orang-orang yang hendak membunuhnya sebanyak lima kali. Sama tiga jumlahnya dan bahkan lebih dua.

Kelima hijab yang dimaksud adalah ketika Allah berfirman : ‘Dan Kami jadikan penutup dihadapan mereka, adalah hijab (penutup) yang pertama.’ Dan dari belakang mereka,’ adalah hijab kedua. ‘Lalu Kami tutup mata mereka sehingga tidak dapat melihat,’ (QS Yaasin : 9) adalah hijab ketiga. Hijab yang keempat adalah firman Allah SWT yang berbunyi,

“Dan apabila kamu membaca Al Qur’an niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup.” (QS al-Isra’ : 45)

Sedangkan hijab yang kelima adalah firman Allah SWT yang berbunyi,

“Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.” (QS Yassin,8)

Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Nabi Ibrahim AS telah membungkan mulut orang kafir dengan kenabiannya.”

Sayyidina Ali berkata, “Benar! Pernah Nabi Muhammad SAW didatangi orang yang mendustakan hari kebangkitan setelah kematian, orang itu adalah Ubai bin Khalaf al-Jumahi, dia membawa tulang yang hancur lalu berkata, “Wahai Muhammad, siapakah yang akan menghidupkan kembali tulang belulang ini padahal sudah hancur?” Lalu Allah SWT menurunkan atas Muhammad sebuah ayat yang membungkam mulut orang itu,

“Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk” (QS Yassin : 79)

Akhirnya orang itupun pergi terbungkam. Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim telah menghancurkan patung-patung kaumnya dengan marah karena Allah SWT.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad SAWT telah merobohkan tiga ratus enam puluh patung di dalam Ka’bah dan membersihkan semenanjung Arabia dari patung-patung serta mengalahkan orang-orang yang menyembah patung dengan pedang.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim AS pernah dilemparkan oleh kaumnya ke dalam api, tetapi dia pasrah dan sabar, akhirnya Allah menjadikan api itu dingin dan menyelamatkannya. Apakah Allah berbuat yang sama terhadap Muhammad?”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Ketika Nabi Muhammad pergi ke Khaibar, seseorang wanita Khaibar meracuninya, tetapi Allah menjadikan racun itu dingin (tidak bereaksi) di dalam perutnya sampai akhir wafatnya. Padahal racun itu, jika berada di dalam perut akan membakar seperti api yang membakar. Itu adalah kekuasaan-Nya, janganlah kamu mengingkarinya.”

7. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Ya’qub AS

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Ya’qub AS. Dia mendapatkan nasab yang sangat besar. Allah menjadikan para Nabi dari tulang rusuknya. Marya putri Imran adalah termasuk keturunannya.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad mendapatkan nasab yang lebih besar. Allah menjadikan Fathimah, wanita penghulu alam raya, sebagai putrinya. Al-Hasan dan al-Hussein sebagai cucunya.

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ya’qub bersabar karena perpisahan putranya sampai-sampai dia hampir sakit parah karena sedih.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Ya’qub benar-benar sedih, namun kesedihannya berakhir dengan perjumpaan. Tetapi Nabi Muhammad ketika putranya yang tersayang, Ibrahim, diambil selagi beliau masih hidup. Allah mengujinya agar beliau mendapat simpanan yang besar nanti. Beliau bersabda, “Jiwa pilu dan hati terluka. Dan kamu sangat sedih atasmu wahai Ibrahim. Kami tidak mengatakan sesuatu yang memurkakan Allah.” Dalam semua itu, beliau mengutamakan kerelaan terhadap Allah SWT dan pasrah kepada-Nya dalam segala perbuatan.”

8. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Yusuf AS

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Yusuf AS, dia menyimpan pahitnya perpisahan. Dia dijerumuskan ke dalam penjara demi menghindari kemaksiatan. Dia dilemparkan ke dalam lubang yang gelap sebatang kara.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad menyimpan pahitnya keterasingan. Beliu meninggalkan keluarga, anak dan harta untuk berhijrah dari Haramullah (Ka’bah, Mekah). Ketika Allah melihat kesedihan dan perasaan pilu, Allah memperlihatkan kepadanya sebuah mimpi yang menyamai mimpinya Nabi Yusuf AS dalam takwilnya dan Allah membuktikan kebenaran mimpinya kepada seluruh alam raya. Allah SWT berfirman :

“Sungguh, Allah akan Membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, jlka Allah Menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, dan selain itu Dia telah Memberikan kemenangan yang dekat.” (QS al-Fath, 27).

Kalau Nabi Yusuf AS ditahan dalam penjara, maka Rasulullah SAW dipenjara di Syi’ib selama tiga tahun. Beliau diisolir dari sanak family dan kerabatnya. Allah SWT telah memperdaya mereka (orang-orang kafir Quraisy) dengan mengutus makhluk-Nya yang paling lemah (rayap), lalu rayap itu memakan surat perjanjian yang mereka tulis.

Kalau Nabi Yusuf AS dilemparkan ke dalam lubang gelap, maka Nabi Muhammad SAW telah menyembunyikan dirinya di dalam gua karena ulah musuhnya, sampai-sampai beliau berkata kepada sahabatnya, “Janganlah kamu sedih. Sesungguhnya Allah SWT bersama kita,” Allah memujinya dalam kitab-Nya.

9. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Musa AS.

Orang Yahdui berkata : “Lihatlah Nabi Musa bin Imran as. karena Allah telah memberinya Taurat yang memuat hukum-hukum.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Nabi Muhammad SAW telah diberi surat al-Baqarah dan al-Maidah yang sama dengan Kitab Injil, beliau juga diberi surat Thawasin (surat-surat yang didahului dengan huruf Tha, Sin), surat Thaha, sebagian surat-surat al-Mufashshal (yang sedang sehingga sering dipisah-pisah) dan al-Hawamim (surat-surat yang dimulai dengan Ha, Mim) yang sama dengan kitab Taurat, beliau juga diberi sebagian surat-surat al-Mufashshal dan surat-surat yang didahului dengan Shabbaha yang sama dengan kitab Zabur; beliau diberi surat Bani Israil dan surat Bara’at yang sama dengan shuhuf Ibrahim AS dan shuhuf Musa AS, kemudian Allah SWT menambah beliau dengan as-Saba’ ath Thiwal (tujuh surat yang terpanjang) dan surah al-Fatihah.”

Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Nabi Musa AS dipanggil untuk bermunajat kepada Allah di atas bukti Sina.”

Sayyidina Ali berkata, ‘Ya itu benar. Allah telah mewahyukan kepada Muhammad SAW di Sidratul Muntaha. Kedudukan beliau di langit terpuji dan di Sidharatul Munthaha beliau disebut-sebut.

Orang Yahudi berkata, “Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (QS Thaha, 39). Allah telah memberikan kasih sayang kepada Musa AS.’

Sayyidina Ali menjawab,”itu benar, tetapi Allah telah memberikan kepada Nabi Muhammad SAW sesuatu yang lebih mulia dari itu. Selain Allah memberikan kasih sayang kepadanya, Dia juga telah menyertakan nama Muhammad dengan nama-Nya sehingga syahadat tidak sempurna kecuali dengan ungkapan, “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.” Ikrar itu disebut-sebut di atas mimbar, maka tidak dikumandangkan sebutan Allah kecuali dikumandangkan pula sebutan Muhammad SAW.’

Orang Yahudi berkata, ‘Nabi Musa AS telah diutus untuk menghadapi Fir’aun dan memperlihatkannya kepadanya tanda yang besar.”

Sayyidina Ali berkata : “Itu benar, Nabi Muhamamd SAW juga diutus untuk menghadapi beberapa Fir’aun, seperti Abu Jahal, Utbah bin Rabi’ah, Syaibah, Abi al0Bukhari, Nidhir bin Harits, Ubai bin Khalaf, dan diutus kepada lima orang yang dikenal dengan para pengolok, al-Walid bin al-Mughirah al-Makhzumi, al-‘Ash bin Wa’il al-Suhami, Aswad bin Abd Yaghuts az Zuhri, Aswad bin al-Muthalib dan al-Harits bin Thalathilah. Maka beliau memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda yang besar di alam raya ini dan di dalam diri mereka sendiri sehingga jelas bagi mereka bahwa Dia itu benar.”

Orang Yahudi berkata, “sesungguhnya Musa bin Imran telah diberi tongkat yang berubah menjadi seekor ular.”

Sayiddina Ali menjawab, ‘Ya itu benar, Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuati yang lebih hebat daripada itu. Pernah ada seseorang yang menuntut hutang kepada Abu Jahal bin Hisyam seharga seekor kambing yang dia beli dari orang itu. Tetapi Abu Jahal tidak memperdulikannya. Dia tengah asyik duduk sambil minum-minuman keras. Setiap kali orang menagihnya, tetapi tidak berdaya sama sekali dan selalu diacuhkan oleh Abu Jahal. Beberapa orang disekitar itu berkata kepada orang tersebut sambil menghina, “siapa yang kamu tagih?”

“Amr bin Hisyam (abu Jaha). Dia mempunyai hutang kepadaku,” Mereka berkata, “Maukah kami tunjukkan orang yang mampu menjalankan hak-hak?” Orang itu berkata ‘Ya.” Mereka lalu menunjukkan Nabi Muhammad SAW.

Pada saat Abu Jahal mengetahui rencana orang tersebut yang meminta pertolongan kepada Nabi Muhammad SAW, Abu Jahal berkata dalam hatinya, “Mudah-mudahan Muhammad datang kepadaku dan membutuhkanku, sehingga aku dapat mempermalukannya.” Orang yang sedang menuntut haknya itu datang kepada Nabi Muhammad SAW seraya berkata, “Wahai Muhammad, aku mendengarkan bahwa hubungan antara dirimu dengan Amr bin Hisyam baik. Aku datang minta bantuan dirimu.” Kemudian beliau pergi bersamanya manghadap Abu Jahal. Beliau berkata,’Bangunlah wahai Abu Jahal. Berikan kepada orang ini haknya.’ Lalu Abu Jahal segera bangun dan memberikan kepada orang haknya. Ketika Abu Jahal kembali ketempat semula, teman-temannya berkata, ‘Kamu mengerjakan itu karena taku kepada Muhammad?’, Abu Jahal berkata, ‘Celaka kalian, maafkan aku. Sesungguhnya ketika dia datang, aku lihat di sebelah kanannya orang-orang yang membawa pisau yang bersinar dan disebelah kirinya ada dua ekor ular yang menampakkan giginya dan dari matanya keluar sinar. Sekiranya aku menolak, maka perutku tidak aman dari tikamannya dan aku akan diterkam ular itu, dan itu lebih berat bagiku daripada memberikan hak.’

Ketika Nabi Muhammad SAW mengajak ketauhid dan menyalahkan kemusyrikan, para tokoh kaum musyrikin marah, lalu Abu Jahal berkata, “Demi Allah mati lebih baik bagi kita daripada hidup. Tidak adakah diantara kalian, wahai kaum Quraisy, seorang yang akan membunuh Muhammad?” Mereka menjawab, ‘Tidak ada.’ “kalau begitu saya yang akan membunuhnya,’ Seandainya keluarga Abdul Muthalib akan menuntut balas, biarlah aku yang terbunuh, kata Abu Jahal. Mereka lalu berkata, “Sesungguhnya jika kamu melakukan itu, maka telah berbuat kebaikan yang akan selalu diingat.”

Kemudian Abu Jahal pergi ke Masjid al-Haram dan melihat Rasulullah SAW berthawaf sebanyak tujuh putaran, kemudian beliau sholat dan sujud sangat lama. Kemudian Abu Jahal mengambil batu dan membawanya ke arah kepala Nabi Muhammad SAW, ketika dia telah mendekatinya, datanglah unta jantan dari arah beliau dengan membuka mulutnya ke arah Abu Jahal. Melihat itu, Abu Jahal ketakutan dan diapun gemetaran, maka batu itu jatuh melukai kakinya, kemudian dia pulang dengan muka yang pucat dan berkeringat. Kawan-kawannya bertanya, ‘Kami tidak pernah melihat kamu seperti sekarang ini.” Abu Jahal berkata, ‘Maafkan aku, aku sungguh melihat unta jantan yang membuka mulutnya dari arah Muhammad, ia hampir menelanku, maka aku lempar batu itu dan mengenai kakiku.”

Orang Yahudi berkata, “Nai Musa AS telah diberi tangan yang keluar darinya cahanya putih. Apakah Muhammad mempunyai hal seperti itu?”

Sayiddina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAW diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya terpancar dari sebelah kanan dan sebelah kirinya cahaya setiap kali beliau duduk. Cahaya itu disaksikan oleh semua orang.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Musa dapat membuat jalan di laut. Apakah Muhammad dapat berbuat semacam itu?”

Sayyidina Ali menjawab, “Itu benar, Nabi Muhammad SAW telah berbuat sama. Ketika kami keluar dalam perang Hunain, kami menghadapi danau yang kami perkirakan sedalam empat belas kaki dari ketinggian badan manusia. Mereka berkata, “Ya Rasulullah, musuh di belakang kita sedangkan danau di depan kita, seperti yang dikatakan kaum Nabi Musa AS, ‘Kita akan terkejar.’ Lalu Rasulullah SAW turun dan berdoa, ‘Ya Allah, sesungguhnya Engkau jadikan untuk setiap utusan sebuah bukti, maka perlihatkanlah kepadaku kekuasaan-Mu.” Kemudian kami mengurangi lautan dengan menunggangi kuda dan unta yang kakinya tidak basah. Lalu kami pulang dengan kemenangan.

Orang Yahudi berkata, “Nabi Musa AS telah diberi batu, kemudian batu itu mengeluarkan dua belas mata air.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Ketika Nabi Muhammad SAW turun di Hudaibiyah dan diboikot oleh penduduk Mekah, beliau diberi sesuatu yang lebih hebat dari itu. Pada waktu itu, sahabat-sahabat beliau mengadu kepada beliau. Mereka kehausan sehingga pangkal tulang kuda mereka menonjol. Kemudian beliau mengambil kain Yaman dan meletakkan tangannya di atas kain itu, lalu keluarlah air di sela-sela jari jemari beliau. Kamu merasa kenyang demikian pula kuda-kuda kami, bahkan kami penuhi kantong-kantong air.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Musa AS telah diberli burung dan manisan dari langit (al manna wa salwa’). Apakah Muhammad juga diberi sesuatu sama seperti itu?”

Sayidinna Ali berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAW diberi seuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Allah SWT menghalalkan harta rampasan perang untuk beliau dan umatnya, dan tidak dihalalkan untuk siapa pun sebelumnya. Dan ini lebih utama dari manna dan salwa’. Kemudia lebih dari itu, Allah SWT menganggap niat beliau dan umatnya sebagai amal kebaikan, dan tidak menganggapnya amal kebaikan untuk seseorang sebelum beliau. Oleh karena itu, jika seseorang hendak berbuat kebaikan tapi belum mengerjakannya, maka ditulis untuknya suatu kebaikan, dan jika dia mengerjakannya, maka ditulis sepuluh kebaikan.”

10. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Dawud AS.

Orang Yahudi berkata : “Lihatlah Nabi Dawud AS, sebab Allah telah memberinya kekuatan untuk melunakkan besi, kemudian dengan kekuatannya dia membuat baju besi.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhamamd SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Allah telah memberiya kekuatan untuk membuat gua dari batu gunung yang keras. Batu Shakhrah di Baitu Maqdis menjadi cekung dengan tangan beliau, dan kami telah melihatnya.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Dawud AS menagis karena kesalahan dan kekhilafannya sehingga gunung bergetar karena takut tangisan darinya.”

Sayyidina Ali berkata, “Iya itu benar.” Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya beliau jika mendirikan sholat, terdengar dari dadanya suara gemuruh seperti gemuruh bejana yang berisi air panas yang mendidih karena isak tangisnya yang sangat, padahal Allah telah membebaskannya dari siksa-Nya. Beliau berdiri sholat di atas kakinya puluhan tahun sehingga bengkak kedua telapak kakinya dan pucat pasi wajahnya. Beliau sholat sepanjang malam sehingga Allah menegurnya.’

Thaahaa. Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah. (QS Thaahaa, 1-2)

Terkadang beliu menangis sampai pingsan, seorang bertanya kepadanya, “Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang?” Beliau menjawab, “Benar. Namun tidakkah aku pantas menjadi hamba yang banyak bersyukur.”

11. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Sulaiman AS

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Sulaiman AS, karena dia telah diberi kerajaan yang tidak layak diberikan kepada siapapun setelahnya.”

Sayyidina Ali berkata : “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Telah turun kepada satu malaikat yang tidak pernah turun kepada siapapun sebelumnya, yaitu Malaikat Mikail. Malaikat Mikail berkata kepada beliau, ‘Ya Muhammad. Hiduplah kamu menjadi seorang raja yang senang,. Untukmu kunci-kunci khazanah bumi. Tunduk kepadamu gunung dan batu dari emas dan perak. Itu semua tidak mengurangi apa yang tersimpan untukmu di akhirat kelak sedikitpun.” Lalu dia menunjuk Malaikat Jibril AS dan meminta darinya agar bertawadu’. Kamudian Nabi Muhammad SAW berkata : ‘Tidak, tetapi aku ingin hidup sebagai nabi dan hamba. Sehari makan dan dua hari tidak makan. Aku ingin bergabung dengan saudara-saudaraku dari kalangan nabi sebelumku.’ Maka Allah memberinya telaga kautsar dan hak syafaat. Ini lebih besar 70.000 kali lipat dari kerajaan dunia dari permulaan sampai akhir. Dan Allah menjanjikan kedudukan yang terpuji (al maqam al Mahmud). Di hari kiamat nanti Allah akan mendudukannya di atas Arsy. Itu semua lebih mulia dari apa yang telah diberikan kepada Nabi Sulaiman bin Dawud AS.’

Orang Yahudi berkata. “Angin telah diciptakan untuk Nabi Sulaiman AS. Angin itu membawa pergi Sulaiman di negerinya dalam sebuah perjalanan, perginya satu bulan dan pulangnya satu bulan.”

Sayyidina Ali berkata, ‘Ya itu benar.’ Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Dia telah diisra’kan dari Masjid al Haram ke Masjidil al Aqsa, yang biasa ditempuh satu bulan, lalu di bawa naik ke kerajaan langit, yang memerlukan waktu lima puluh ribu tahun, dalam waktu kurang dari sepertiga malam.’

Orang Yahudi berkata, “Telah diciptakan jin-jin untuk taat kepada Nabi Sulaiman AS. Mereka bekerja untuk Sulaiman ketika membuat mihrab dan patung.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Muhammad AS, tetapi mereka dalam keadaan kafir, sementara jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Muhammad SAW dalam keadaan beriman. Telah datang kepada beliau sembilan tokoh jin dari Yaman dan dari Bani Amr bin Amir. Mereka adalah Syashot, Madhot, Hamlakan, Mirzaban, Mazman, Nadhot, Hashib, Hadhib dan Amr. Merekalah yang disebutkan dalam al-Qur’an.’

‘Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan (Al Qur’an), lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur’an yang menakjubkan. (QS al-Jin : 1).’

‘Mereka berbaiat kepada beliau untuk menjalankan puasa, sholat, zakat, haji dan jihad. Ini lebih hebat dari yang diberikan kepada Nabi Sulaiman AS.”

12. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Yahya AS

Orang Yahudi berkata, ‘Lihatlah Nabi Yahya bin Zakaria AS karena dia waktu kecil telah diberi hikmah, kebijaksanaan dan pemahaman. DIa menangis tanpa berbuat kesalahan dan dia senantiasa berpuasa terus menerus.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Nabi Yahya AS hidup pada masa tiada berhala-berhala dan kejahiliahan.”

Sementara Muhammad pada masa kecilnya telah diberi hikmah dan pemahaman di tengah para penyembah berhala dan setan. Beliau sama sekali tidak menyukai berhala, tidak pernah aktif dalam upacara-upacara mereka dan tidak pernah berdusta sama sekali. Beliau seorang yang jujur, terpercaya dan bijaksana. Beliau senantiasa menyambung puasa dalam seminggu, terkadang kurang dan terkadang lebih. Beliau pernah berkata, “Aku tidak seperti kalian. Aku berada di samping Tuhanku. DIa Yang memberiku makan dan minum.” Beliau selalu menangis sehingga air matanya membasahi tempat sholatnya karena takut kepada Allah SWT tanpa kesalahan.

13. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa AS

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Isa bin Maryam AS. Mereka meyakini bahwa dia dapat berbicara dalam buaiannya dalam keadaan masih bayi.”

Sayyidina Ali berkata, ‘Yai itu benar. Nabi Muhammad SAW keluar dari perut ibunya sambil meletakkan tangan kirinya di atas tanah dan tangan kanannya diangkay ke atas beliau menggerakkan kedua bibirnya dengan ucapan tauhid. Lalu terpancarlah dari mulutnya cahaya sehingga penduduk Mekah dapat melihat istana-istana Bashrah dan istana-istana merah di negeri Yaman dan sekitarnya. Dunia menjadi terang benderang di malam kelahiran Nabi Muhammad SAW sehingga jin, manusia dan setan ketakutan.

Mereka berkata, ‘Telah terjadi peristiwa besar di muka bumi ini.’ Pada malam kelahiran beliau, para malaikat naik turun dari langit, bertasbih dan memuji Allah.”

Orang Yahudi berkata, ‘Mereka meyakini bahwa Nabi Isa AS telah menyembuhkan orang bisu dan orang yang menderita penyakit belang dengan izin Allah SWT.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Muhammad telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah menyembuhkan orang dari penyakitnya. Ketika beliau duduk, beliau bertanya tentang seorang sahabat beliau, lalu para sahabat beliau berkata, “Ya Rasulullah, dia terkena musibah sehingga dia seperti seekor anak burung yang tidak berbulu.” Kemudian beliau mendatanginya, ternyata orang itu benar-benar seperti anak burung yang tidak berbulu karena beratnya musibah. Beliau berkata, “Apakah kamu telah meminta sesuatu dengan doa?”

Dia menjawab, “Ya. Aku pernah berdoa kepada Allah agar segala siksaan yang akan menimpaku di akhirat nanti, disegerakan di dunia ini,”

Kemudian Nabi berkata, “bacalah doa ini, ‘Ya Allah, berilah kami di dunia kebaikan dan di akhirat kebaikan, dan jagalah kami dari azab neraka.” Maka orang itupun mengucapkannya, lalu dia segera bangun dan sehat.
Juga pernah seseorang datang dari Junainah yang menderita lepra. Dia mengadu kepada beliau. Lalu beliau mengambil mangkuk berasa air dan beliau meludahinya, kemudian beliau berkata, “Basuhlah badanmu dengan air ini!” Orang itu lalu mengerjakannya dan kemudian sembuh seakan-akan tidak terjadi apa-apa.’

Orang Yahudi berkata, “Mereka meyakini bahwa Nabi Isa AS telah menghidupkan orang yang telah mati dengan izin Allah SWT.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Sungguh telah bertasbih sembilan kerikil di tangan Nabi Muhammad SAW suranya sampai terdengar padahal kerikil itu tidak bernyawa. Beberapa orang yang sudah mati berbicara dengannya dan meminta bantuan darinya dari siksaan kematian. Kamu meyakini bahwa Nabi Isa AS berbincang-bincang dengan orang-orang yang sudah mati, Nabi Muhammad SAW mempunyai pengalaman yang lebih mengaggumkan dari itu. Ketika beliau singgah di Thaif sementara kaum Thaif memboikot beliau. Mereka mengirim seekor kambing yang sudah dipanggang dan dicampur racun, lalu kambing itu berbicara, “Wahai Rasulullah, jangan engkau makan aku, karena aku telah diberi racun. Beliau telah diajak bicara oleh kambing yang sudah disembelih dan dibakar. Beliau juga memanggil pohon, lalu pohon itu menghampirinya. Binatang-binatang buas berbicara dengan beliau dan bersaksi atas kenabian beliau. Ini semua lebih besar dari yang diberikan kepada Isa AS.’

Orang Yahudi berkata, ‘Nabi Isa AS telah memberitahu kaumnya tentang apa yang mereka makan dan mereka simpan di rumah-rumah mereka.”

Sayyidina Ali menjawab, “Itu benar. Nabi Muhammad SAW telah berbuat sesuatu yang lebih besar daripada itu. Kalau Nabi Isa AS memberitahu apa yang ada di belakang tembok, maka Nabi Muhammad SAW telah memberitahu tentang perang Mu’tah, padahal beliau tidak menyaksikannya dan beliau menjelaslkan tentangnya dan orang-orang yang syahid di sana padahal jarak antara tempat perang dengan beliau sejauh perjalanan sebulan.”

Akhirnya orang Yahudi tersebut mengucapkan dua kalimah syahadat dan bersaksi bahwa tiada kedudukan dan keutamaan yang Allah berikan kepada Nabi melainkan Dia berikan juga kepada Rasulullah SAW dengan tambahan.

Ibnu Abbas r.a. berkata, “Aku bersaksi, wahai ayah al-hasan, bahwa engkau adalah orang yang sangat dalam pengetahuannya.”

Sayyidina Ali menjawab, “Bagaimana aku tidak mengatakan tentang seorang yang Allah sendiri mengagungkannya dalam al-Qur’an, Sesungguhnya engkau berada di atas akhlak yang agung.”

Wallahu a’lam. sumber

Saturday, March 19, 2011

Barisan di Akhirat Nanti


Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: "Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris" (Surah an-Naba':18)

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: "Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri...."

Maka dijelaskanlah oleh Rosulullah ke 12 barisan tersebut :-

BARISAN PERTAMA
Di iring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati jirannya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEDUA
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan solat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KETIGA
Mereka berbentuk keldai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. "Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEEMPAT
Diiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancutan keluar dari mulut mereka. "Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jualbeli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka..."

BARISAN KELIMA
Diiring dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. "Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan derhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEENAM
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KETUJUH
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. "Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KELAPAN
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KESEMBILAN
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KESEPULUH
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KESEBELAS
Diiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. "Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEDUA BELAS
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka,datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: "Mereka adalah orang yang beramal salih dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih..."
sumber

Tuesday, February 22, 2011

Ayo Nikah Muda



Usia sudah 26 Tahun, pengennya cepet-cepet nikah............ tapi kayae belom siap gimana nih hati masih bimbang gimana massa depan nanti...... gimana masa depan keluarga dan anak- anak kita nanti...........

Oleh karena itu, pernikahan dini pun harus melalui proses yang matang, sehingga tidak akan menjadi gunjingan banyak orang nantinya. Nah, untuk anda yang benar-benar ingin menikah muda karena berdasarkan cinta, berikut kami sajikan 9 Tips untuk menjadikan pernikahan anda tetap awet :

1. Mengenal Pasangan

Jangan anggap pernikahan anda ini adalah cinta monyet. Awalilah pernikahan anda dengan mengenal pasangan anda. Pengenalan akan selalu terus berjalan dan jangan anggap anda sudah sangat mengenal pasangan anda. Karena banyak hal-hal kecil yang mungkin belum anda ketahui. “Tentu saja merekan berdua harus punya satu kemampuan untuk bisa lebih menyatukan antara ego masing-masing,”. Ujar Cherly Prihartina, Psikolog dari Lynx Communication. Penyatuan ego inilah yang nantinya dapat menyatukan anda berdua sehingga kehidupan keluarga dapt berjalan dengan lancar.

2. Penyesuaian diri antar pasangan

Setelah perkenalan, anda juga perlu menyesuaikan diri. Penyesuaian diri ini tidak hanya antara anda berdua, namun juga keluarga anda berdua. “ Anda harus bisa mempresentasikan pasangan anda kedepan orang tua anda, ” tutur wanita yang akrab dipanggil Tina ini. Jika tidak mengenal dan mencoba menampilkan yang terbaik dihadapan orang tua, nantinya orang tua akan anyak ikut campur dalam permasalahan rumah tangga anda.

3. Mencari Minat Bersama

Usia anda berdua masih sangat muda. Tentunya banyak sekali penyesuaian yang harus dilakukan. Hobi Masing-Masing yang kadang masih suka dilakukan, janganlah dijadikan alasan untuk memulai suatu pertengkaran.. Anda yang tadinya hobi menonton di Bioskop dengan teman-teman, saat menikah anda mersa terkekang kaaatidak diizinkan berkumpul dengan teman. Untuk menghindari hal itu, yang harus dilakukan ialah mencari minat bersama-sama. Pasangan anda harus mulai belajar menyukai hobi anda, agar ketika anda ingin menjalankan hobi anda, pasangan pun ikut menemani. Begitu pula anda, anda harus bersikap bijaksana dan mulaimencoba mengenal teman-teman dekatnya dan menyukai hobinya. “ Karena umur segetu masih dalam masa bergaul. ” Ujar wanita yang juga produser banyak iklan ini.

4. Saling terbuka

Selalu komunikasikan apa saja dengan pasangan anda. Ketika saat pacaran, anda masih malu-malu mengungkapkan kekurangan pasangan, saatnya sekarang anda bisa membicarakan hal-hal apapun yang menjadikan anda berdua semakin harmonis. Jangan sampai ada rahasia antara anda berdua.

5. Jangan Tinggal Serumah Dengan Orang Tua

Dengan tinggal terpisah dengan orang tua akan menjadikan Anda berdua menjadi mandiri. “ Biasanya kalau anda terpisah dengan orang tua, Anda akan lebih bertanggung jwab terhadap apa yang anda lakukan, “ Ujar Tina.

6. Atur Pengeluaran

Biasanya diusia belasan sampai awal 20 tahunan, seseorang belum bekerja. Banyak juga pernikahan dini terjadi saat di bangku kuliah. Nah untuk mengatur pengeluaran, hendaknya memiliki pekerjaan disamping kuliah. Namun ketika pengeluaran anda masih ditanggung oleh orang tua Anda berdua, sebaiknya anda dapat mengatur uang anda berdua dengan baik. Jangan pernah menganggap uang itu adalah uang dari orang tua pasanganAnda, tetapi anggap uang itu adalah uang untuk anda berdua. Persoalannya ialah bagaimana uang tersebut dapat terpakai dengan baik. Tunjukkan juga kepada orang tua anda dan pasangan bahwa anda berdua memang mampu untuk mengatur keuangan dengan baik, dengan cara tidak menghambur-hamburkan Unghasil pemberian mereka.

7. Karir Jangan Terhambat Akibat Menikah Dini

Menikah dini bukan berartimengakhiri karir. Setelah menikah, jangan lantas anda mengesampingkan karir yang ada dihadapan anda. Ambilah kesempatan yang bisa membuat anda lebih berkembang. Kalau itu menghambat, lebih baik itu dipikirkan ulang,”Kata Tina. Anda tak ingij pendidikan yang telah anda raih terhempas begitu saja bukan? Ketika pasangan anda melarang untuk bekerja, jelaskanlah secara perlahan kepada pasangan bahwa keinginan anda ialah untuk masa depan anda berdua nantinya.

8. Menjadi Orang Tua Yang Baik

Menikah berarti harus siap dengan kehadirann anak. Ketika akan hadir dalam pernikahan anda, BIasanya anda akan menitipkan anak anda ka orang tua, karena anda masih mengurusikulijangan lntas membiarkan anak anda diasuh sepenuhnya oleh orang tua anda, karena nantinya anak anda akan tidak mengenal ibunya sendiri. Cara yang paling mudah ialah selalu menengok anak anda minimal seminggu sekali, usahakn anda ada di sampingnya ketika ia belajar berjalan atau mengucapkan kata”mama”.

9. Tetap memiliki Waktu Bersama

Kerika sudah menikah, romantisme harus tetap dibangun. Usahakan tetap memiliki waktu untuk hang out bersama pasangan atau ke tempat kenangan anda berdua saat pacaran. “ Enjoy saja. Bukan berarti ketika sudah menikah, anda harus berubah penampilan, say that I love you harus tetap dilakukan terus,” Ucap Tina.

Nah banyak caranya kan yang bisa dilakukan untuk menghadapi pernikahan dini? Persiapan mental, pendekatan dengan keluargapun harus terus dilakukan, disamping kondisikeuangan yang baik. Tujuannya tak lain agar pernikahan anda dapat berjalan langgeng. Bagaimana, apakah anda sudah siap menikah muda ?


Klo udah biar tambah mantap hati ini, inilah manfaat dari nikah muda

1. Hati semakin tenang dan sejuk dengan adanya istri dan anak

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. ” (QS. Al Furqon: 74)

Istri dan anak adalah penyejuk hati. Oleh karena itu, Allah -subhanahu wa ta’ala- menjanjikan dan mengabarkan bahwa menikah dapat membuat jiwa semakin tentram. Dengan menikah seorang pemuda akan merasakan ketenangan, oleh karenanya ia pun bersegera untuk menikah.

هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. ” (QS. Al Furqon: 74)

Demikian pula dengan anak. Allah pun mengabarkan bahwa anak adalah separuh dari perhiasan dunia sebagaimana firman-Nya,

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. ” (QS. Al Kahfi: 46)

Anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Setiap manusia pasti menginginkan perhiasan yang menyejukkan pandangan. Sebagaimana manusia pun begitu suka mencari harta, ia pun senang jika mendapatkan anak. Karena anak sama halnya dengan harta dunia, yaitu sebagai perhiasan kehidupan dunia. Inilah faedah memiliki anak dalam kehidupan dunia.

Sedangkan untuk kehidupan akhirat, anak yang sholih akan terus memberikan manfaat kepada kedua orang tuanya, sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث : علم ينتفع به ، أو صدقة جارية ، أو ولد صالح يدعو له

Jika manusia itu mati, maka amalannya akan terputus kecuali tiga perkara: [1] ilmu yang bermanfaat, [2] sedekah jariyah, dan [3] anak sholih yang selalu mendoakannya.”1

Hal ini menunjukkan bahwa anak memberikan faedah yang besar dalam kehidupan dunia dan nanti setelah kematian.

2. Bersegera nikah akan mudah memperbanyak umat ini

Faedah lainnya, bersegera menikah juga lebih mudah memperbanyak anak, sehingga umat Islam pun akan bertambah banyak. Oleh karena itu, setiap manusia dituntut untuk bekerjasama dalam nikah membentuk masyarakat Islami. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تزوجوا فإني مكاثر بكم يوم القيامة

Menikahlah kalian. Karena aku begitu bangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat.”2 Atau sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Intinya, bersegera menikah memiliki manfaat dan dampak yang luar biasa. Namun ketika saya memaparkan hal ini kepada para pemuda, ada beberapa rintangan yang muncul di tengah-tengah mereka.

“ Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya.” (QS. Hud: 6)

Jika engkau menjalani nikah, maka Allah akan memudahkan rizki untuk dirimu dan anak-anakmu. Allah Ta’ala berfirman,

نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ

“Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka.” (QS. Al An’am: 151)

Oleh karenanya ,yang namanya menikah tidaklah membebani seorang pemuda sebagaimana anggapan bahwa menikah dapat membebani seorang pemuda di luar kemampuannya. Ini tidaklah benar. Karena dengan menikah akan semakin mudah mendapatkan kebaikan dan keberkahan. Menikah adalah ketetapan Allah untuk manusia yang seharusnya mereka jalani. Ia bukan semata-mata khayalan. Menikah termasuk salah pintu mendatangkan kebaikan bagi siapa yang benar niatnya.
Moga- moga saya bisa cepet- cepet nikah........... Amin

http://rezahusein.blogspot.com

Thursday, March 11, 2010

ASMA-UL-HUSNA

ASMA-UL-HUSNA : FADHILAT SERTA KHASIATNYA

Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud:

"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)

"Katakanlah: "Serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al asmaul husna (nama-nama yang terbaik)

"Dialah ALLAH, tiada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai al-asmaul-husna (nama-nama yang baik)"- (Surah Thaha:8)

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda:

"Sesungguhnya Allah s.w.t mempunyai 99 nama, iaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga" - Riwayat Bukhari

Adapun ASMA-UL-HUSNA adalah merupakan nama-nama Allah s.w.t. yang terkandung didalam Al-Quran dimana pada tiap-tiap nama tersebut mengandungi khasiatnya masing-masing seperti kita akan ketahui dibawah ini:

ALLAHU Ertinya Yang mengeluarkan sekelian makhluk dari tiada menjadi ada.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, Insyaallah akan dimurahkan rezekinya, dan jika dibaca 66 kali sampai 66 hari setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak.

AR RAHMAANU Ertinya Kasihsayang kepada hambaNya didunia.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai.

AR RAHIIMU Ertinya Yang Kasihsayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir

KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang akan sesama makhluk Allah s.w.t.

AL MALIKU Ertinya Yang Mempunyai Kerajaan

KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali kemudian daripada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau dengan pintu yang dibukakan Allah s.w.t. baginya.

AL QUDDUUSU Ertinya Yang Maha Suci

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala.

AS SALAAMU Ertinya Sejahtera daripada kekurangan

KHASIATNYA: Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.

AL MU'MINU Ertinya Yang Mengimamkan hambaNya

KHASIATNYA: Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, maka ia akan bertambah imannya.

AL MUHAIMINU Ertinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya 100 kali setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan zahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya.

AL'AZIIZ Ertinya Yang Menyalahkan.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, Insyaallah akan dikayakan dan dimuliakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.

AL- JABBAARU Ertinya Yang Sangat Gagah.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada pagi dan petang, Insyaallah tidak akan boleh orang yang zalim dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu siksa baginya.

AL MUTAKABBIRU Ertinya Yang Maha Besar.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insyaallah orang yang takabur itu akan tunduk kepadanya.

AL KHAALIQU Ertinya Yang Menciptakan MakhlukNya.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan dirinya, dan barangsiapa yang kehilangan hartanya atau lama ditunggalkan orang yang dikasihinya, maka bacalah sebanyak 5000 kali, Insyaallah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t..

AL BAARI-U Ertinya Yang Menerbitkan Makhluk.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir pada siang hari sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan selemat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur, dan barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala penyakit dalam tangannya.

AL MUSHAWWIRU Ertinya Yang Merupakan Makhluk.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atau apa yang dikerjakannya.

AL GHAFFAARU Ertinya Sangat Mengampuni.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jumaat, Insyaallah zahir baginya akan mendapat keampunan.

AL QAHHAARU Ertinya Yang Sangat Keras.

KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya cinta dunia dan kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. dan zahir baginya pertolongan Allah s.w.t. atas musuhnya, dan barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir 100 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.

AL WAHHAABU Ertinya Yang Sangat Memberi.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya, dan barangsiapa mengekalkan membacanya pada akhir sujud sembahyang dhuha sebanyak 40 kali, Insyaallah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat.

AR RAZZAQU Ertinya Yang Sangat Memberi Rezeki.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari 308 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika mengkehendaki akan dimarahinya itu, maka berhentilah berbetulan orang yang dituntut, dan apabila berzikir 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insyaallah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.

AL FATTAHU Ertinya Yang Membuka Khazanah Rahmat.

KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh sebanyak 71 kali dengan tangannya dihantarkan keatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan keluar cinta dunia dari hatinya.

AL'ALIIMU Ertinya Mengetahui.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu sebanyak 100 kali, Insyaallah akan mendapatkan ilmu ma'rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.

AL QAABIDHU Ertinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancamnya.

AL BAASITHU Ertinya Maha Melapangkan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca selesai sembahyang dhuha 10 kali, Insyaallah akan diluaskan rezeki dan ilmunya.

AL KHAAFIDHU Ertinya Yang Menurunkan.

KHASIATNYA: Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya serta dikabulkan hajatnya.

AR RAAFI'U Ertinya Maha Mengangkat.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak 70 kali, pasti hartanya akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.

AL MU'IZZU Ertinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya.

KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari sebanyak 140 kali.

AL MUDZILLU Ertinya Yang Merendahkan atau Menghinakan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 75 kali kemudian sembahyang dan didalam sujud sebutkan namanya yang ditakuti itu, Insyaallah akan aman mereka daripadanya dan apabila dibaca 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insyaallah akan ditolakkan musuh daripadanya.

AS SAMII'U Ertinya Maha Mendengar.

KHASIATNYA: Apabila dibaca 500 kali , setelah selesai sembahyang dhuha pada hari Khamis, maka doanya akan ditunaikan oleh Allah s.w.t. dan akan disembuhkan pendengarannya daripada penyakit tuli atau pendengarannya akan menjadi baik.

AL BASHIIRU Ertinya Maha Melihat.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebelum sembahyang Jumaat dimulai sebanyak 100 kali pasti fikirannya akan bertambah cerdas dan hatinya akan terbuka.

AL HAKAMU Ertinya Yang Menetapkan Hukum-hukum MakhlukNya.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sunyi serta suci dari hadas dan najis sebanyak 68 kali, Insyaallah akan dijadikan hatinya tempat rahsia dan hikmah ilmu agama.

AL'ADLU Ertinya Yang Maha Adil.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang lima waktu 104 kali pasti ia akan menjadi pemutus hukum yang adil dan akan merasa tertarik hati orang lain kepadanya.

AL LATHIIFU Ertinya Yang Maha Halus.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insyaallah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya.

AL KHABIIRU Ertinya Yang Maha Mengetahui atau Waspada.

KHASIATNYA: Apabila dibaca selama 7 hari dan tiap-tiap hari sebanyak 812 kali, Insyaallah akan datang kepadanya rahmat dengan segala khabar yang dikehendaki.

AL HALIIMU Ertinya Maha Penyayang dan Penyabar.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sesudah sembahyang 5 waktu sebanyak 88 kali pasti ia akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya.

AL'AZHIIMU Ertinya Maha Agung.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 12 kali maka Insyaallah penyakit akan segera sembuh dan akan terhindar dari kejahatan.

AL GHAFUURU Ertinya Maha Pengampun.

KHASIATNYA: Barangsiapa menuliskan atas orang yang sakit demam bacalah sebanyak 3 kali, Insyaallah akan segera sembuhlah ia.

ASY SYAKUURU Ertinya Yang Sangat Syukur.

KHASIATNYA: Apabila menuliskan sebanyak 40 kali oleh orang yang sesak nafas atau penat badan atau dhaif mata dan dihapuskannya dengan iri dan sapukan iri itu kepada badannya atau matanya dan diminumkan, Insyaallah akan mendapat berkat.

AL'ALIYYU Ertinya Yang Maha Tinggi Martabatnya.

KHASIATNYA: Apabila ditulis pada kertas dan direndamkan pada segelas air (tulisannya sebanyak 110 kali) kemudian airnya diminumkan kepada anak kecil, Insyaallah dia akan menjadi anak yang cerdas dan pandai.

AL KABIIRU Ertinya Yang Maha Besar.

KHASIATNYA: Apabila dibaca dalam masa 7 hari sesudah melakukan sembahyang hajat sebanyak 1000 kali setiap malam, Insyaallah akan dikembalikan lagi jabatannya, pekerjaannya selama bukan dipecat kerana kecurangan atau kerana makan hasil rasuah dan lain-lain.

AL HAFIIZHU Ertinya Yang Maha Memelihara.

KHASIATNYA: Untuk menjaga keselamatan diri dari binatang buas atau dari hantu malam, dibaca sebanyak 99 kali pasti akan diselamatkan dan terhindar daripada segala gangguan tersebut diatas.

AL MUQI ITU Ertinya Yang menjadikan makanan.

KHASIATNYA: Untuk melepaskan rasa haus dan lapar dibaca selama terkena penderitaan itu (bacalah sebanyak-banyaknya) Insyaallah akan sembuh.

AL HASIIBU Ertinya Yang Menghisab atau Menghitung.

KHASIATNYA: Untuk menguatkan jabatan atau pekerjaan yang dipegangnya apabila dibaca setiap selesai sembahyang Subuh atau sebelum terbit matahari dan petang (sesudah sembahyang Maghrib), Insyaallah akan dijaga kedudukannya/jabatannya atau pekerjaannya. Bacalah sebanyak 777 kali.

AL JALIILU Ertinya Yang Maha Agung dan Mulia.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (jam 2.30 pagi) sebanyak 73 kali pasti usahanya, pekerjaannya atau kedudukannya akan meningkat dengan sangat menghairankan.

AL KARIIMU Ertinya Mulia atau Yang Maha Pemurah.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap kali hendak tidur sebanyak 270 kali atau lebih, maka Insyaallah akan mendapat kemurahan dan kemuliaan dunia akirat.

AR RAQIIBU Ertinya Yang Maha Mengamati/Mengintai

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 50 kali pada setiap hari, Insyaallah segala harta dan barangnya akan aman dari kecurian dan lain-lain.

AL MAJIIBU Ertinya Yang Memperkenankan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang Subuh setiap hari sebanyak 55 kali, Insyaallah semua hajatnya dikabulkan oleh Allah s.w.t.

AL WAASI'U Ertinya Maha Luas KepunyaanNya.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 128 kali pasti dilepaskan kesulitannya dan dipelihara dari orang yang hasad.

AL HAKIIMU Ertinya Yang Maha Bijaksana

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 300kali, insyaallah akan menjadi cerdas akal fikirannya sehingga dengan mudah akan menerima ilmu-ilmu apapun.

AL WADUUDU Ertinya Maha Mencintai orang-orang yang beriman

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 11,000 kali pasti akan dikabulkan segala hajatnya dan akan dicintai orang dan mententeramkan keluarga dalam rumahtangga.

AL MAJIIDU Ertinya Yang Maha Mulia dan Maha Luhur.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 99 kali, Insyaallah semuanya akan terasa aman dan tenteram semua anggota keluarganya.

AL BAA'ITSU Ertinya Maha membangkitkan makhlukNya dihari kemudian.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 100 kali dengan tangan diletakkan didada, pasti Allah s.w.t.. akan memberinya lapang ilmu dan hikmah.

ASY SYAHIIDU Ertinya Maha Menyaksikan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 319 kali pasti akan menyedarkan orang atau keluarga selalu menentangnya atau membangkang.

AL HAQQU Ertinya Maha Besar.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari, maka Insyaallah keimanannya akan semakin bertambah.

AL WAKIILU Ertinya Maha Melaksanakan Urusan MakhlukNya.

KHASIATNYA: Dapat menjaga ketakutan daripada marabahaya seperti bencana banjir, angin ribut, gempa bumi dan lain-lain. Maka banyak-banyaklah membaca khalimah ini dan juga apabila dibaca pada tiap-tiap hari atau malam sebanyak 66 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan baginya pintu kebaikan dan rezekinya.

AL QAWIYYU Ertinya Yang Maha Kuat.

KHASIATNYA: Apabila dizalimi orang, maka bacalah sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dilepaskan ia daripadanya.

AL MATIINU Ertinya Maha Sempurna KekuatanNya.

KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kekuatan terutama diwaktu dalam pertempuran, dibaca sebanyak-banyaknya (keduanya AL QAWIYYU dan AL QAWIYYU), Insyaallah kekuatan akan pulih seperti semula.

AL HAMIIDU Ertinya Yang Terpuji.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyanh Maghrib dan Subuh sebanyak 62 kali, Insyaallah segala perkataan dan perbuatannya akan selalu terpuji.

AL MUHSHII Ertinya Yang Memperhitungkan setiap amal makhlukNya, dan Membalasnya.

KHASIATNYA: Apabila dibacakan 20 kali kepada roti atau makanan lainnya kemudian kepada orang yang dikehendakinya,Insyaallah ia akan tunduk.

AL MUBDI-U Ertinya Yang Menzahirkan MakhlukNya.

KHASIATNYA: Untuk menjayakan segala yang dirancangkan, dibaca setiap hari sebanyak 470 kali, Insyaallah apa yang direncanakan itu akan terwujud atau berhasil dengan baik.

AL MU'IIDU Ertinya Yang Mengembalikan.

KHASIATNYA: Untuk mengembalikan atau mencari sesuatu yang hilang, dibaca setiap sebelum sembahyang fardhu lima waktu sebanyak 124 kali, Insyaallah dengan kehendak dan izin Allah s.w.t. akan kembali lagi.

AL MUHYI Ertinya Yang Menghidupkan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 58 kali, pasti akan memperolehi kemuliaan dan mengingkat darjatnya berkat nama yang dibaca.

AL MUMIITU Ertinya Yang Mematikan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 490 kali atau lebih, maka Insyaallah akan dapat menundukkan nafsu dan akan berbuat taat.

AL HAYYU Ertinya Yang Hidup.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 300,000 kali, Insyaallah akan terhindar dari penyakit.

AL QAYYUUM Ertinya Yang Berdiri Sendiri.

KHASIATNYA: Apabila dibaca keduanya (Ya Hayyu Ya Qayyuum) setiap hari diwaktu malam yang sunyi sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya dan akan menjadi hartawan dan dermawan serta disenangi kawan dan disegani lawan juga besar kewibawaannya.

AL WAAJIDU Ertinya Zat yang menemukan apa yang Dia kehendaki.

KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri.

AL MAAJIDU Ertinya Maha Agung dan Mulia.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 400 kali tiap-tiap pagi dan petang maka akan terang hatinya.

AL WAAHIDU Ertinya Mendapat apa yang dikehendakiNya.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap ba'da sembahyang lima waktu sebanyak 190 kali dalam masa satu bulan dan berpuasa pada hari Isnin dan Khamis, Insyaallah segala hajatnya akan dikabulkan dan akan diberi keturunan.

ASH SHAMADU Ertinya Tempat bergantung bagi semua makhlukNya.

KHASIATNYA: Untuk memohon apa saja yang dihajatkan. Dibacakan sebanyak 313 kali dalam waktu tiga hari (disertai puasa selama tiga hari juga),Insyaallah akan dikabulkan segala macam hajatnya.

AL QAADIRU Ertinya Maha Kuasa atas segala sesuatu.

KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 200 kali setelah melaksanakan sembahyang sunat dua rakaat ketika dalam keadaan dha'ir, Insyaallah akan mendapat kekuatan.

AL MUQTADIRU Ertinya Yang Sangat Kuasa.

KHASIATNYA: Apabila dibaca 100 kali setelah bangun tidur, Insyaallah ia akan mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t.

AL MUQADDIMU Ertinya Zat yang mendahulukan.

KHASIATNYA: Untuk menyegarakan apa yang diinginkan, dibaca setiap hari sebanyak 184 kali pasti dengan cepat tercapai apa yang diinginkannya dan barangsiapa yang mewiridkan / membacakan ketika masuk kemedan perang, Insyaallah tidak akan mendapat kemudhratan.

AL MUAKHHIRU Ertinya Zat yang mengakhirkan.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan pintu taufiq dan taubat baginya.

AL AWWALU Ertinya Yang terdahulu dengan tiada permulaan.

KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 37 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya.

AL AKHIIRU Ertinya Yang kemudian dan tiada berkesudahan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap selesai sembahyang Isyak sebanyak 1000 kali, Insyaallah hatinya akan bersih dan bertambah kebaikan diakhir umurnya.

AZH ZHAHIIRU Ertinya Maha Nyata.

KHASIATNYA: Agar terbukanya segala ilmu, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 1106 kali dalam masa satu bulan, pasti akan mendapat ilmu-ilmu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.

AL BAATHINU Ertinya Zat yang Maha Ghaib.

KHASIATNYA: Untuk ilmu yang jarang dimiliki oleh manusia baisa, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu lima waktu sebanyak 30 kali, pasti akan dikabulkan ilmu-ilmu yamg jarang dimiliki oleh manusia.

AL WAALIYY Ertinya Maha menguasai dan mengurus semua urusan makhlukNya.

KHASIATNYA: Agar terbuka hatinya, dibaca setiap pagi dan petang sebanyak-banyaknya, pasti hatinya akan terbuka atau futuh.

AL MUTA'AALII Ertinya Yang Maha Tinggi.

KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari siang atau malam sebanyak 541 kali, Insyaallah ia akan mendapat hasil yang baik dan mendapat darjat yang lebih tinggi.

ALBARRU Ertinya Yang Maha Berbuat Baik.

KHASIATNYA: Untuk memudahkan apa saja yang diinginkannya, dengan dibaca sebanyak-banyaknya.

AT TAWWAABU Ertinya Maha Menerima Taubat.

KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kejalan yang lurus, dibaca setiap saat, Insyaallah akan berhasil segala apa yang diinginkan.

AL MUNTAQIMU Ertinya Zat yang berhak membalas setiap perbuatan dosa dengan azabNya.

KHASIATNYA: Untuk menolak perbuatan aniaya dari orang zalim, dibacanya sesuadah sembahyang fardu lima waktu sebanyak-banyaknya.

AL 'AFUWWU Ertinya Yang memberi maaf.

KHASIATNYA: Baca sebanyak-banyaknya setiap saat supaya disenangi manusia yang kenal padanya.

AL MAALIKUL MULKI Ertinya Zat yang mempunyai kekuasaan.

KHASIATNYA: Untuk mengawetkan pekerjaan atau mempertahankan jabatan atau kedudukannya, dibaca setelah selesai sembahyang fardu lima waktu ditengah malam sebanyak 212 kali, Insyaallah akan dijaga dari penjahat yang hasad padanya dalam hal pekerjaan, jabatan atau kedudukan.

DZUL JALAALI wal IKRAAMI Ertinya Zat yang mempunyai Ketinggian Kemuliaan yang Sempurna.

KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 65 kali dalam masa satu bulan, Insyaallah akan dipenuhi segala hajatnya.

AL MUQSITHU Ertinya Yang sangat Adil.

KHASIATNYA: Apabila dibaca 209 kali atau lebih, Insyaallah akan terpelihara dari was-was syaitan laknatullah dalam ibadah.

AL JAAMI'U Ertinya Yang Mengumpulkan.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali, Insyaallah akan dikumpulkan segala maksudnya.

AL GHANIYYU Ertinya Yang Maha Kaya.

KHASIATNYA: Apabila dibacakan pada orang yang sakit atau mendapat bala dirinya dan orang lain sebanyak 1060 kali, Insyaallah akan segera sembuh dari pemyakitnya.

AL MUGHNII Ertinya Zat yang memberi kekayaan.

KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan memjadi kaya berkat kurniaan Allah s.w.t.

AL MAANI ' U Ertinya Yang menolak bahaya dan lain-lain.

KHASIATNYA: Untuk menolak perlakuan orang jahat dan orang zalim. dibacakan setiap ba'da sembahyang sunat Subuh (sebelum fardu Subuh) sebanyak 161 kali, Insyaallah akan selamat dari perbuatan mereka itu.

ADH DHAARU Ertinya Yang menyampaikan mudharat.

KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyakit (yang bertahun-tahun tidak dapat disembuhkan) asma ini dibaca setiap hari sebamyak 1001 kali, Insyaallah dengan izin dan kehendak Allah s.w.t. penyakit tersebut akan segera sembuh.

AN NAAFI ' U Ertinya Yang memberi manfaat.

KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyaklit dan menghilangkan kesusahan, asma ini dibaca setiap hari, Insyaallah akan berhasil. Juga barangsiapa yang berzikir dengan hati ketika jimak dengan isterinya, Insyaallah isterinya itu akan menaruh belas kasihan yang sangat dalam dan akan diberi anak yang soleh.

AN NUURU Ertinya Yang menerangi.

KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari siang atau malam, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan anggotanya.

AL BADII ' U Ertinya Yang menciptakan yang belum wujud sebelumnya.

KHASIATNYA: Untuk tercapai apa yang telah direncanakannya asma ini dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 500 kali, pasti akan berjaya apa yang direncanakan.

AL BAAQII Ertinya Maha Kekal.

KHASIATNYA: Untuk mengawtkan pekerjaan atas usahanya, baca asma ini setiap saat banyak-banyak, pasti pekerjaannya awet (kekal), jauh dari kerugian dan kejatuhan jumlah, Insyaallah.

AL WAARITSU Ertinya Yang kembali kepadaNya sekali makhluk.

KHASIATNYA: Asma ini untuk memajukan usaha apabila dibaca setiap malam sebanyak 707 kali, Insyaallah usaha akan maju.

AR RASYIIDU Ertinya Yang Memberi Petunjuk.

KHASIATNYA: Untuk menambah kecerdasan berfikir, asma ini dibaca setiap pagi dan petang.

AS SABUURU Ertinya Sangat Sabar.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 100 kali pada tiap-tiap hari sebelum tebit matahari, Insyaallah ia tidak akan dapat bala pada hari itu, juga untuk membangun jiwa besar dan sabar dalam menghadapi segala urusan asma ini dibaca setiap saat terutama dalam menghadapi segala kesulitan masalah apa saja, pasti segala urusan akan berhasil dengan baik.